Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 4.274
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini sangat ringkas namun padat. Ia mengajak kita untuk melihat bagaimana nafsu dapat dipahami bukan dengan menekannya, melainkan dengan mengamati tubuh, perasaan, pikiran, dan fenomena secara langsung dan penuh kesadaran.
Dalam sutta ini, Sang Buddha mengajarkan bahwa untuk memperoleh pengetahuan langsung atas nafsu (rāga), seorang bhikkhu perlu mengembangkan empat landasan perhatian (satipaṭṭhāna): merenungkan tubuh, perasaan, pikiran, dan fenomena. Keempat praktik ini dilakukan dengan tekun, sadar penuh, dan penuh perhatian, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidak-senangan terhadap dunia.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.274:1.3 Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan tubuh dalam tubuh—tekun, sadar penuh, dan penuh perhatian, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidak-senangan terhadap dunia.
an4.274:1.4 Merenungkan perasaan dalam perasaan … pikiran dalam pikiran … fenomena dalam fenomena—tekun, sadar penuh, dan penuh perhatian, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidak-senangan terhadap dunia.
an4.274:1.5 Para bhikkhu, demi pengetahuan langsung atas nafsu, empat hal ini harus dikembangkan.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 4.274 · Sutta Penegakan Perhatian | Tiga Keranjang