Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 4.263
Kenali dunia dalam sutta ini
Khotbah ini mengajak kita merenungkan bagaimana kualitas moral dalam tindakan, ucapan, pikiran, dan pandangan membentuk kehidupan kita. Mari kita simak dengan tenang, dan lihat bagaimana ajaran sederhana ini dapat menjadi cermin bagi diri sendiri.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha membedakan dua jenis manusia: yang bodoh dan tidak cakap, serta yang bijaksana dan cakap. Keduanya dibedakan oleh empat kualitas: perbuatan jasmani, ucapan, pikiran, dan pandangan—apakah tercela atau tidak tercela. Orang yang memiliki empat kualitas tercela akan merusak dirinya sendiri dan menuai banyak keburukan, sedangkan yang memiliki empat kualitas tidak tercela akan menjaga dirinya tetap utuh dan menghasilkan banyak kebaikan.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Para bhikkhu, seorang yang bijaksana, cakap, dan orang baik, yang memiliki empat kualitas, menjaga dirinya tetap tidak rusak dan tidak hancur. Ia tidak layak disalahkan dan dicela oleh orang-orang bijaksana, dan ia menghasilkan banyak kebaikan.
When an astute, competent true person has four qualities they keep themselves healthy and whole. They don’t deserve to be blamed and criticized by sensible people, and they brim with much merit.
Para bhikkhu, seorang yang bijaksana, cakap, dan orang baik, yang memiliki empat kualitas ini, menjaga dirinya tetap tidak rusak dan tidak hancur. Ia tidak layak disalahkan dan dicela oleh orang-orang bijaksana, dan ia menghasilkan banyak kebaikan.”
When an astute, competent true person possesses these four qualities they keep themselves healthy and whole. They don’t deserve to be blamed and criticized by sensible people, and they brim with much merit.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 4.263 · Khotbah tentang Perbuatan | Tiga Keranjang