“Cattārimāni, bhikkhave, saṅgahavatthūni.
“Para bhikkhu, ada empat cara merangkul ini.
“Mendicants, there are these four ways of being inclusive.
Khotbah tentang Cara-Cara Merangkul
Khotbah ini sangat singkat namun padat. Mari kita renungkan empat kualitas sederhana yang diajarkan Sang Buddha sebagai perekat hubungan antarmanusia.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha menyebutkan empat cara merangkul (saṅgahavatthu) yang menjadi fondasi hubungan sosial yang harmonis: memberi (dāna), ucapan yang ramah (peyyavajja), menolong (atthacariya), dan kesetaraan (samānattatā). Keempat kualitas ini diajarkan sebagai prinsip-prinsip kebersamaan yang membangun kehangatan dan kohesi dalam komunitas.
“Cattārimāni, bhikkhave, saṅgahavatthūni.
“Para bhikkhu, ada empat cara merangkul ini.
“Mendicants, there are these four ways of being inclusive.
Katamāni cattāri?
Apakah empat itu?
What four?
Dānaṁ, peyyavajjaṁ, atthacariyā, samānattatā—
Memberi, ucapan yang ramah, menolong, dan kesetaraan—
Giving, kindly words, taking care, and equality.
Imāni kho, bhikkhave, cattāri saṅgahavatthūnī”ti.
Ini, para bhikkhu, adalah empat cara merangkul.”
These are the four ways of being inclusive.”
Tatiyaṁ.
Ketiga.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.