‹
AN 4.241

Samaṇasutta

Khotbah tentang Para Petapa

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.241

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, Sang Buddha memberikan kerangka yang jelas tentang pencapaian spiritual tertinggi dalam ajaranNya. Mari kita simak bagaimana Beliau menguraikan empat tingkatan petapa sejati dan makna di balik pernyataan tegas tentang keunikan ajaran ini.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha mengajarkan kepada para bhikkhu tentang empat tingkatan petapa sejati dalam ajaran ini. Keempat tingkatan tersebut adalah pemasuk-arus, yang-kembali-sekali, yang-tidak-kembali, dan seorang Arahant yang telah mencapai kebebasan penuh. Ajaran ini menegaskan bahwa hanya dalam ajaran ini terdapat para petapa sejati, sementara aliran-aliran lain kosong darinya, dan para bhikkhu dianjurkan untuk mengaumkan raungan singa dengan benar berdasarkan keyakinan ini.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.241:2.1

Katamo ca, bhikkhave, paṭhamo samaṇo?

Dan siapakah, para bhikkhu, petapa pertama?

And who is the first ascetic?

an4.241:2.2

Idha, bhikkhave, bhikkhu tiṇṇaṁ saṁyojanānaṁ parikkhayā sotāpanno hoti avinipātadhammo niyato sambodhiparāyaṇo.

Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu, dengan hancurnya tiga belenggu, menjadi seorang pemasuk-arus, tidak akan lagi terlahir di alam rendah, pasti menuju pencerahan.

It’s a mendicant who—with the ending of three fetters—is a stream-enterer, not liable to be reborn in the underworld, assured, destined for awakening.

an4.241:2.3

Ayaṁ, bhikkhave, paṭhamo samaṇo.

Ini, para bhikkhu, adalah petapa pertama.

This is the first ascetic.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.