Tassuddānaṁ
Ringkasan vagga ini:
Sutta Para Penyair
Sutta ini mengajak kita merenungkan berbagai cara orang menghasilkan karya atau pengetahuan, dari yang direnungkan hingga yang diimprovisasi. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha mengelompokkan empat tipe penyair ini.
Dalam sutta ini, Sang Buddha membabarkan tentang empat jenis penyair: penyair yang merenungkan karyanya sendiri, penyair yang mengulang apa yang didengar, penyair yang mendidik, dan penyair yang berimprovisasi. Ini adalah salah satu sutta pendek dalam Aṅguttara Nikāya yang mengelompokkan konsep-konsep ke dalam empat kategori.
Tassuddānaṁ
Ringkasan vagga ini:
Duccaritaṁ diṭṭhi akataññū ca,
Perbuatan buruk, pandangan salah, dan tidak tahu berterima kasih,
Pāṇātipātāpi dve maggā;
Membunuh makhluk hidup, dan dua jalan;
Dve vohārapathā vuttā,
Dua cara berbicara telah diajarkan,
Ahirikaṁ duppaññakavinā cāti.
Tanpa rasa malu, tidak bijaksana, dan penyair—demikianlah.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.