Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 4.229
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan kualitas-kualitas batin yang membentuk karakter. Meskipun singkat, pesannya dalam: empat kualitas buruk membawa pada keburukan, sedangkan empat kualitas baik membawa pada kebaikan. Mari kita simak bagaimana Buddha membedakan kedua tipe manusia ini.
Sutta ini merupakan bagian dari kelompok tentang perilaku buruk dalam Aṅguttara Nikāya. Buddha membedakan antara orang bodoh yang memiliki empat kualitas buruk—tanpa keyakinan, tidak bermoral, tanpa rasa malu, dan tidak takut akibat buruk—dengan orang bijaksana yang memiliki empat kualitas baik: berkeyakinan, bermoral, memiliki rasa malu, dan takut akan akibat buruk. Teks ini menegaskan pentingnya kualitas-kualitas moral dasar dalam membentuk karakter seseorang.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
…pe… Ia tanpa keyakinan, ia tidak bermoral, ia tanpa rasa malu, ia tidak takut akan akibat buruk …pe… Ia memiliki keyakinan, ia bermoral, ia memiliki rasa malu, ia takut akan akibat buruk …pe….
“A foolish person … brims with much wickedness. … They’re faithless, unethical, shameless, and imprudent. … An astute person … brims with much merit. … They’re faithful, ethical, conscientious, and prudent. …”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 4.229 · Khotbah tentang Tanpa Rasa Malu | Tiga Keranjang