Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 4.222
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini menyajikan ajaran sederhana namun mendalam tentang pentingnya pandangan benar sebagai fondasi perilaku etis. Renungkan bagaimana empat kualitas ini saling terkait dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha membedakan dua tipe manusia berdasarkan empat kualitas: orang bodoh yang merusak dirinya sendiri melalui perilaku buruk dalam pikiran, ucapan, dan perbuatan serta pandangan salah; dan orang bijaksana yang menjaga dirinya tetap utuh melalui perilaku baik dan pandangan benar.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
“Para bhikkhu, seorang yang bodoh, tidak cakap, dan bukan orang baik, yang memiliki empat kualitas, menjaga dirinya tetap terluka dan rusak. Ia layak disalahkan dan dicela oleh orang-orang bijaksana, dan ia menghasilkan banyak keburukan.
“When a foolish, incompetent untrue person has four qualities they keep themselves broken and damaged. They deserve to be blamed and criticized by sensible people, and they brim with much wickedness.
Para bhikkhu, seorang yang bodoh, tidak cakap, dan bukan orang baik, yang memiliki empat kualitas ini, menjaga dirinya tetap terluka dan rusak. Ia layak disalahkan dan dicela oleh orang-orang bijaksana, dan ia menghasilkan banyak keburukan.
When a foolish, incompetent untrue person possesses these four qualities they keep themselves broken and damaged. They deserve to be blamed and criticized by sensible people, and they brim with much wickedness.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 4.222 · Khotbah tentang Pandangan | Tiga Keranjang