an4.198:11.1 Setelah melihat suatu bentuk dengan mata, ia tidak melekat pada ciri-ciri dan detail-detailnya.
an4.198:11.2 Jika indria mata dibiarkan tidak terkendali, maka nafsu keinginan dan ketidak-senangan, kualitas-kualitas buruk yang tidak terampil, akan melanda dirinya. Demi pengendaliannya, ia berlatih; ia menjaga indria mata; ia mencapai pengendalian atas indria mata.
an4.198:11.3 Setelah mendengar suara dengan telinga …
an4.198:11.4 Setelah mencium bau dengan hidung …
an4.198:11.5 Setelah mengecap rasa dengan lidah …
an4.198:11.6 Setelah merasakan sentuhan dengan tubuh …
an4.198:11.7 Setelah mengetahui pikiran dengan batin, ia tidak melekat pada gambaran (nimitta) dan tidak melekat pada rincian (anubyañjana).
an4.198:11.8 Jika indria batin dibiarkan tidak terkendali, maka nafsu keinginan dan ketidak-senangan, kualitas-kualitas buruk yang tidak terampil, akan melanda dirinya. Demi pengendaliannya, ia berlatih; ia menjaga indria batin; ia mencapai pengendalian atas indria batin.
an4.198:11.9 Dengan memiliki pengendalian indria yang mulia ini, ia mengalami kebahagiaan yang tidak ternoda di dalam batinnya.
