‹
AN 4.188

Upakasutta

Khotbah tentang Upaka

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.188

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini memperlihatkan sebuah dialog yang tajam antara Buddha dan seorang pengkritik. Perhatikan bagaimana Buddha dengan cermat membalikkan argumen Upaka, lalu gunakan momen itu untuk memperkenalkan kerangka ajarannya tentang keterampilan dan ketidak-terampilan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Upaka, putra Maṇḍikā, mendatangi Buddha dan menyatakan pandangannya bahwa siapa pun yang mengeluh tentang orang lain tanpa memberikan alasan adalah tercela. Buddha menunjukkan bahwa Upaka sendiri melakukan hal itu, sehingga ia terjebak dalam perkataannya sendiri. Buddha kemudian menjelaskan ajarannya tentang yang tidak terampil dan yang terampil, yang masing-masing harus ditinggalkan dan dikembangkan, dengan penjelasan yang tak terbatas. Setelah itu, Upaka melaporkan percakapan ini kepada Raja Ajātasattu, yang justru marah dan mengusirnya karena dianggap lancang menyerang Buddha.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.188:5.1 And then Upaka son of Maṇḍikā approved and agreed with what the Buddha said. He got up from his seat, bowed and respectfully circled the Buddha, keeping him on his right. Then he went up to King Ajātasattu of Magadha, son of the princess of Videha. He told the King of all they had discussed.

an4.188:5.2 But Ajātasattu became angry and upset, and said to Upaka,

an4.188:5.3 “How rude of this salt-maker’s boy! How scurrilous and impudent of him to imagine he could attack the Blessed One, the perfected one, the fully awakened Buddha!

an4.188:5.4 Get out, Upaka, go away! Don’t let me see you again.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.