an4.183:8.1 Atha kho vassakāro brāhmaṇo magadhamahāmatto bhagavato bhāsitaṁ abhinanditvā anumoditvā uṭṭhāyāsanā pakkāmīti.
an4.183:8.2 Tatiyaṁ.
Sutta tentang Yang Didengar
Dalam sutta ini, kita diajak merenungkan bagaimana kebijaksanaan berperan dalam komunikasi sehari-hari. Mari kita simak percakapan antara Vassakāra dan Sang Buddha yang membuka wawasan tentang kriteria berbicara yang benar.
Vassakāra, seorang menteri utama Magadha, menyampaikan pandangannya bahwa tidak ada salahnya membicarakan apa yang telah dilihat, didengar, dirasakan, dan diketahui. Sang Buddha merespons dengan membedakan dua sisi: ada hal-hal yang sebaiknya dibicarakan dan ada yang tidak, tergantung pada apakah pembicaraan itu memunculkan kualitas-kualitas tidak bermanfaat atau justru mengurangi kualitas bermanfaat. Dengan demikian, ajaran ini menekankan kebijaksanaan dalam berbicara, bukan sekadar larangan atau kebebasan mutlak.
an4.183:8.1 Atha kho vassakāro brāhmaṇo magadhamahāmatto bhagavato bhāsitaṁ abhinanditvā anumoditvā uṭṭhāyāsanā pakkāmīti.
an4.183:8.2 Tatiyaṁ.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.