an4.180:10.0 Ringkasan bab ini:
an4.180:10.1 Kehendak, pembagian, Koṭṭhika,
an4.180:10.2 Ānanda, dan Upavāṇa sebagai yang kelima;
an4.180:10.3 Permohonan, Rāhula, Jambālī,
an4.180:10.4 Nibbāna, dan dengan acuan besar.
Khotbah tentang Empat Sumber Otoritas
Sutta ini bagaikan sebuah 'protokol verifikasi' yang diajarkan oleh Sang Buddha sendiri. Mari kita simak bagaimana Beliau memberikan panduan yang sangat praktis dan kritis untuk menjaga kemurnian ajaran, sebuah prinsip yang tetap relevan bahkan hingga saat ini.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha mengajarkan empat 'sumber otoritas' (mahāpadesa) sebagai pedoman bagi para bhikkhu untuk memverifikasi kebenaran suatu ajaran. Ketika seseorang mengklaim mendengar ajaran langsung dari Buddha, dari Saṅgha, dari sekelompok bhikkhu senior, atau dari seorang bhikkhu senior, klaim tersebut tidak boleh langsung diterima atau ditolak. Ajaran itu harus diperiksa dan dibandingkan dengan Sutta dan Vinaya; hanya jika sesuai, ajaran itu dapat diterima sebagai sabda Buddha.
an4.180:10.0 Ringkasan bab ini:
an4.180:10.1 Kehendak, pembagian, Koṭṭhika,
an4.180:10.2 Ānanda, dan Upavāṇa sebagai yang kelima;
an4.180:10.3 Permohonan, Rāhula, Jambālī,
an4.180:10.4 Nibbāna, dan dengan acuan besar.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.