‹
AN 4.180

Mahāpadesasutta

Khotbah tentang Empat Sumber Otoritas

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.180

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini bagaikan sebuah 'protokol verifikasi' yang diajarkan oleh Sang Buddha sendiri. Mari kita simak bagaimana Beliau memberikan panduan yang sangat praktis dan kritis untuk menjaga kemurnian ajaran, sebuah prinsip yang tetap relevan bahkan hingga saat ini.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha mengajarkan empat 'sumber otoritas' (mahāpadesa) sebagai pedoman bagi para bhikkhu untuk memverifikasi kebenaran suatu ajaran. Ketika seseorang mengklaim mendengar ajaran langsung dari Buddha, dari Saṅgha, dari sekelompok bhikkhu senior, atau dari seorang bhikkhu senior, klaim tersebut tidak boleh langsung diterima atau ditolak. Ajaran itu harus diperiksa dan dibandingkan dengan Sutta dan Vinaya; hanya jika sesuai, ajaran itu dapat diterima sebagai sabda Buddha.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.180:4.2 ‘In such-and-such monastery lives a Saṅgha with seniors and leaders.

an4.180:4.3 I’ve heard and learned this in the presence of that Saṅgha:

an4.180:4.4 this is the teaching, this is the training, this is the Teacher’s instruction.’

an4.180:4.5 You should neither approve nor reject that mendicant’s statement.

an4.180:4.6 Instead, having carefully memorized those words and phrases, you should make sure they fit in the discourse and are exhibited in the training.

an4.180:4.7 If they do not fit in the discourse and are not exhibited in the training, you should draw the conclusion:

an4.180:4.8 ‘Clearly this is not the word of the Blessed One, the perfected one, the fully awakened Buddha.

an4.180:4.9 It has been incorrectly memorized by that Saṅgha.’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.