an4.17:1.1 “Cattārimāni, bhikkhave, agatigamanāni.
an4.17:1.2 Katamāni cattāri?
an4.17:1.3 Chandāgatiṁ gacchati, dosāgatiṁ gacchati, mohāgatiṁ gacchati, bhayāgatiṁ gacchati—
an4.17:1.4 Imāni kho, bhikkhave, cattāri agatigamanānīti.
Kesalahan (1)
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana keputusan sehari-hari bisa dipengaruhi oleh empat bias internal. Mari kita simak dengan tenang, dan lihat apakah kita juga pernah terjebak dalam salah satu dari empat cara ini.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha menjelaskan empat bentuk keputusan yang berat sebelah (agati) yang harus dihindari oleh para bhikkhu: karena keinginan, kebencian, kebodohan, dan ketakutan. Beliau menegaskan bahwa siapa pun yang bertindak melawan Dhamma karena empat hal ini akan kehilangan kemuliaannya, bagaikan bulan yang memudar di paruh gelap.
an4.17:1.1 “Cattārimāni, bhikkhave, agatigamanāni.
an4.17:1.2 Katamāni cattāri?
an4.17:1.3 Chandāgatiṁ gacchati, dosāgatiṁ gacchati, mohāgatiṁ gacchati, bhayāgatiṁ gacchati—
an4.17:1.4 Imāni kho, bhikkhave, cattāri agatigamanānīti.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.