Cattārome, bhikkhave, attabhāvapaṭilābhā.
“Para bhikkhu, ada empat cara kelahiran kembali (perolehan eksistensi diri).
“Mendicants, there are four kinds of incarnation.
Sutta Niat
Sutta ini mengajak kita merenungkan hubungan antara niat, tindakan, dan pengalaman batin, serta bagaimana hal itu berkaitan dengan kelahiran kembali. Perhatikan bagaimana Sang Buddha membuka dengan penjelasan tentang mekanisme suka-duka, lalu mengarah pada klasifikasi kelahiran, dan bagaimana Sāriputta membantu memperdalam pemahaman kita.
Sang Buddha menjelaskan bagaimana suka dan duka batin muncul bergantung pada kehendak (cetanā) yang melatari tindakan jasmani, lisan, dan mental, dengan ketidaktahuan (avijjā) sebagai akarnya. Beliau kemudian menguraikan empat jenis kelahiran kembali berdasarkan sumber kehendak yang berperan, dan diakhiri dengan penjelasan Sāriputta tentang nasib makhluk yang terlahir di alam tanpa persepsi maupun tanpa non-persepsi, serta faktor yang menentukan apakah mereka akan kembali atau tidak.
Cattārome, bhikkhave, attabhāvapaṭilābhā.
“Para bhikkhu, ada empat cara kelahiran kembali (perolehan eksistensi diri).
“Mendicants, there are four kinds of incarnation.
Katame cattāro?
Apakah empat itu?
What four?
Atthi, bhikkhave, attabhāvapaṭilābho, yasmiṁ attabhāvapaṭilābhe attasañcetanā kamati, no parasañcetanā.
Ada, para bhikkhu, kelahiran kembali di mana kehendak diri sendiri yang berperan, bukan kehendak orang lain.
There is incarnation where one’s own intention is effective, not that of others.
Atthi, bhikkhave, attabhāvapaṭilābho, yasmiṁ attabhāvapaṭilābhe parasañcetanā kamati, no attasañcetanā.
Ada, para bhikkhu, kelahiran kembali di mana kehendak orang lain yang berperan, bukan kehendak diri sendiri.
There is incarnation where the intention of others is effective, not one’s own.
Atthi, bhikkhave, attabhāvapaṭilābho, yasmiṁ attabhāvapaṭilābhe attasañcetanā ca kamati parasañcetanā ca.
Ada, para bhikkhu, kelahiran kembali di mana baik kehendak diri sendiri maupun kehendak orang lain sama-sama berperan.
There is incarnation where both one’s own and others’ intentions are effective.
Atthi, bhikkhave, attabhāvapaṭilābho, yasmiṁ attabhāvapaṭilābhe nevattasañcetanā kamati, no parasañcetanā.
Ada, para bhikkhu, kelahiran kembali di mana baik kehendak diri sendiri maupun kehendak orang lain tidak berperan.
There is incarnation where neither one’s own nor others’ intentions are effective.
Ime kho, bhikkhave, cattāro attabhāvapaṭilābhā”ti.
Inilah, para bhikkhu, empat cara kelahiran kembali itu.”
These are the four kinds of incarnation.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.