‹
AN 4.171

Cetanāsutta

Sutta Niat

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.171

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan hubungan antara niat, tindakan, dan pengalaman batin, serta bagaimana hal itu berkaitan dengan kelahiran kembali. Perhatikan bagaimana Sang Buddha membuka dengan penjelasan tentang mekanisme suka-duka, lalu mengarah pada klasifikasi kelahiran, dan bagaimana Sāriputta membantu memperdalam pemahaman kita.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha menjelaskan bagaimana suka dan duka batin muncul bergantung pada kehendak (cetanā) yang melatari tindakan jasmani, lisan, dan mental, dengan ketidaktahuan (avijjā) sebagai akarnya. Beliau kemudian menguraikan empat jenis kelahiran kembali berdasarkan sumber kehendak yang berperan, dan diakhiri dengan penjelasan Sāriputta tentang nasib makhluk yang terlahir di alam tanpa persepsi maupun tanpa non-persepsi, serta faktor yang menentukan apakah mereka akan kembali atau tidak.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.171:2.1

Sāmaṁ vā taṁ, bhikkhave, kāyasaṅkhāraṁ abhisaṅkharoti, yaṁpaccayāssa taṁ uppajjati ajjhattaṁ sukhadukkhaṁ.

Para bhikkhu, seseorang sendiri yang membentuk bentukan jasmani, yang menjadi kondisi bagi munculnya suka dan duka di dalam dirinya.

By oneself one instigates the choice that gives rise to bodily, verbal, and mental action, conditioned by which that pleasure and pain arise in oneself.

an4.171:2.2

Pare vāssa taṁ, bhikkhave, kāyasaṅkhāraṁ abhisaṅkharonti, yaṁpaccayāssa taṁ uppajjati ajjhattaṁ sukhadukkhaṁ.

Atau, para bhikkhu, orang lain yang membentuk bentukan jasmani baginya, yang menjadi kondisi bagi munculnya suka dan duka di dalam dirinya.

Or else others instigate the choice …

an4.171:2.3

Sampajāno vā taṁ, bhikkhave, kāyasaṅkhāraṁ abhisaṅkharoti, yaṁpaccayāssa taṁ uppajjati ajjhattaṁ sukhadukkhaṁ.

Dengan penuh kesadaran, para bhikkhu, seseorang membentuk bentukan jasmani, yang menjadi kondisi bagi munculnya suka dan duka di dalam dirinya.

One instigates the choice after deliberation …

an4.171:2.4

Asampajāno vā taṁ, bhikkhave, kāyasaṅkhāraṁ abhisaṅkharoti, yaṁpaccayāssa taṁ uppajjati ajjhattaṁ sukhadukkhaṁ.

Atau tanpa penuh kesadaran, para bhikkhu, seseorang membentuk bentukan jasmani, yang menjadi kondisi bagi munculnya suka dan duka di dalam dirinya.

Or else one instigates the choice without deliberation …

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.