‹
AN 4.16

Sokhummasutta

Kehalusan

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.16

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan betapa halusnya pengalaman batin dan jasmani. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha menguraikan empat aspek kehalusan ini dan apa artinya bagi praktik spiritual.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan empat macam kehalusan (sokhumma) yang harus dipahami oleh seorang bhikkhu: kehalusan bentuk, perasaan, persepsi, dan bentukan-bentukan kehendak. Seorang bhikkhu yang mencapai kehalusan tertinggi dalam masing-masing aspek ini tidak melihat atau menginginkan yang lebih unggul lagi. Syair penutup menegaskan bahwa dengan memahami asal-mula dan akhir dari fenomena-fenomena ini, serta melihat bentukan-bentukan sebagai asing, penderitaan, dan bukan diri, ia mencapai kedamaian dan menaklukkan Māra.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.16:2.1

Rūpasokhummataṁ ñatvā,

Setelah mengetahui kehalusan bentuk,

Knowing the subtlety of form,

an4.16:2.2

vedanānañca sambhavaṁ;

dan asal-mula perasaan,

the cause of feelings,

an4.16:2.3

Saññā yato samudeti,

Di mana persepsi muncul,

where perception comes from,

an4.16:2.4

atthaṁ gacchati yattha ca;

dan di mana ia berakhir;

and where it ends;

an4.16:2.5

Saṅkhāre parato ñatvā,

Dan mengetahui bentukan-bentukan sebagai asing,

and knowing choices as alien,

an4.16:2.6

dukkhato no ca attato.

sebagai penderitaan dan bukan diri,

as suffering and as not-self,

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.