‹
AN 4.164

Paṭhamakhamasutta

Sutta Kesabaran (1)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.164

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kita merespons konflik dan mengelola batin sehari-hari. Mari kita simak empat kategori latihan yang dipaparkan Sang Buddha, dan lihat mana yang paling menggambarkan cara kita selama ini.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan empat cara berlatih (paṭipadā) bagi para bhikkhu: cara tanpa kesabaran, cara dengan kesabaran, cara penjinakan, dan cara penenangan. Dua cara pertama berkaitan dengan respons terhadap perlakuan buruk orang lain, sementara dua cara terakhir berkaitan dengan pengendalian indra dan pengolahan pikiran. Sutta ini memberikan kerangka praktis untuk memahami berbagai pendekatan dalam latihan batin.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.164:3.1 Dan apakah, para bhikkhu, cara latihan penjinakan?

an4.164:3.2 Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu setelah melihat bentuk dengan mata, tidak menangkap penanda dan tidak menangkap perincian;

an4.164:3.3 karena jika indra mata tidak terkekang, maka keserakahan dan ketidak-senangan, kualitas-kualitas buruk yang tidak bermanfaat, akan melanda dirinya. Demi kekangan itu, ia berlatih; ia menjaga indra mata; ia mencapai kekangan atas indra mata.

an4.164:3.7 Setelah merasakan sentuhan dengan tubuh …

an4.164:3.8 Setelah mengetahui pikiran dengan batin, tidak menangkap penanda dan tidak menangkap perincian;

an4.164:3.9 Jika indria pikiran dibiarkan tidak terkendali, maka nafsu keinginan dan ketidakpuasan, kualitas-kualitas buruk yang tidak baik, akan melanda seseorang yang berdiam demikian. Demi pengendaliannya, ia berlatih; ia menjaga indria pikiran; ia mencapai pengendalian atas indria pikiran.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.