an4.163:1.1 “Catasso imā, bhikkhave, paṭipadā.
an4.163:1.2 Katamā catasso?
an4.163:1.3 Dukkhā paṭipadā dandhābhiññā,
an4.163:1.4 dukkhā paṭipadā khippābhiññā,
an4.163:1.5 sukhā paṭipadā dandhābhiññā,
an4.163:1.6 sukhā paṭipadā khippābhiññā.
Sutta Kejijikan
Sutta ini menawarkan kerangka untuk memahami berbagai temperamen dan kemampuan dalam praktik. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha memetakan empat jalur yang mungkin dilalui oleh seorang praktisi, dari yang terasa berat hingga yang ringan, dan dari yang lambat hingga yang cepat menuju tujuan akhir.
Dalam sutta ini, Sang Buddha membabarkan empat kombinasi cara berlatih berdasarkan dua faktor: apakah latihan itu terasa menyakitkan atau menyenangkan, dan apakah pemahaman (penembusan) yang dihasilkan cepat atau lambat. Beliau menjelaskan karakteristik masing-masing dari empat cara ini, termasuk objek meditasi yang digunakan dan kekuatan serta kemampuan batin yang terlibat, serta hasil akhirnya dalam mencapai penghancuran kekotoran batin.
an4.163:1.1 “Catasso imā, bhikkhave, paṭipadā.
an4.163:1.2 Katamā catasso?
an4.163:1.3 Dukkhā paṭipadā dandhābhiññā,
an4.163:1.4 dukkhā paṭipadā khippābhiññā,
an4.163:1.5 sukhā paṭipadā dandhābhiññā,
an4.163:1.6 sukhā paṭipadā khippābhiññā.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.