Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 4.157
Kenali dunia dalam sutta ini
Dalam sutta ini, Buddha mengajak kita merenungkan betapa rapuhnya kesehatan batin kita. Mari kita simak bagaimana beliau menguraikan penyakit-penyakit yang sering tidak kita sadari, dan apa yang bisa kita latih untuk mengatasinya.
Buddha membuka khotbah dengan membedakan dua jenis penyakit: jasmani dan batin. Ia menjelaskan bahwa penyakit jasmani bisa diderita selama bertahun-tahun, tetapi penyakit batin yang benar-benar bebas bahkan untuk sesaat sangatlah langka, kecuali bagi para Arahanta. Kemudian ia menguraikan empat penyakit yang menghinggapi para bhikkhu yang telah meninggalkan keduniawian, yaitu keinginan besar, ketidakpuasan, keinginan jahat akan penghormatan dan keuntungan, serta usaha yang didorong oleh motif tersembunyi. Buddha menutup dengan ajakan berlatih untuk tidak memiliki penyakit-penyakit itu dan untuk tahan banting terhadap berbagai kesulitan fisik dan mental.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.157:2.3 To start with, a mendicant has many wishes, is frustrated, and is not content with any kind of robes, almsfood, lodgings, and medicines and supplies for the sick.
an4.157:2.4 Because of this, they focus their corrupt wishes on status, and on getting material things, honor, and popularity.
an4.157:2.5 They try hard, strive, and make an effort to get these things.
an4.157:2.6 They have an ulterior motive when they visit families. They have an ulterior motive when they sit down, when they speak on Dhamma, and even when they hold it in when they need to go to the toilet.
an4.157:2.7 These are the four kinds of illness for those gone forth.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.