‹
AN 4.147

Dutiyakālasutta

Khhotbah tentang Waktu (Ke dua)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.147

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta pendek ini, Buddha memberikan daftar empat kegiatan spiritual yang tampak sederhana, tetapi ia menekankan pentingnya melakukannya 'pada waktunya' dan mengulanginya dengan benar. Perhatikan bagaimana perumpamaan air mengalir menggambarkan proses bertahap menuju kebebasan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Buddha menjelaskan empat waktu yang, jika dikembangkan dan diulang dengan benar, secara bertahap mengarah pada penghancuran kekotoran batin: mendengarkan Dhamma, mendiskusikan Dhamma, ketenangan, dan pandangan terang. Ia menggunakan perumpamaan hujan di pegunungan yang mengalir memenuhi sungai hingga lautan untuk menggambarkan bagaimana praktik-praktik ini saling mendukung dan mengarah pada tujuan akhir.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.147:2.1

Seyyathāpi, bhikkhave, uparipabbate thullaphusitake deve vassante taṁ udakaṁ yathāninnaṁ pavattamānaṁ pabbatakandarapadarasākhā paripūreti; pabbatakandarapadarasākhā paripūrā kusobbhe paripūrenti; kusobbhā paripūrā mahāsobbhe paripūrenti; mahāsobbhā paripūrā kunnadiyo paripūrenti; kunnadiyo paripūrā mahānadiyo paripūrenti; mahānadiyo paripūrā samuddaṁ paripūrenti.

Seperti halnya, para bhikkhu, ketika hujan deras turun di puncak gunung, air itu mengalir mengikuti lereng, memenuhi celah-celah, jurang, dan anak sungai. Ketika celah-celah, jurang, dan anak sungai penuh, mereka memenuhi kolam-kolam kecil; kolam-kolam kecil yang penuh memenuhi kolam-kolam besar; kolam-kolam besar yang penuh memenuhi sungai-sungai kecil; sungai-sungai kecil yang penuh memenuhi sungai-sungai besar; sungai-sungai besar yang penuh memenuhi lautan.

It’s like when the heavens rain heavily on a mountain top, and the water flows downhill to fill the hollows, crevices, and creeks. As they become full, they fill up the pools. The pools fill up the lakes, the lakes fill up the streams, and the streams fill up the rivers. And as the rivers become full, they fill up the ocean.

an4.147:2.2

Evamevaṁ kho, bhikkhave, ime cattāro kālā sammā bhāviyamānā sammā anuparivattiyamānā anupubbena āsavānaṁ khayaṁ pāpentī”ti.

Demikian pula, para bhikkhu, empat waktu ini, ketika dikembangkan dengan benar dan diulang-ulang dengan benar, secara bertahap mengarah pada penghancuran kekotoran batin.”

In the same way, when these four times are rightly developed and reiterated, they gradually lead to the ending of defilements.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.