“Cattārome, bhikkhave, puggalā santo saṁvijjamānā lokasmiṁ.
“Para bhikkhu, empat individu ini ditemukan di dunia.
“Mendicants, these four individuals are found in the world.
Sutta tentang Pengasingan
Sutta ini mengajak kita merenungkan makna pengasingan yang sesungguhnya. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha membedakan empat tipe individu berdasarkan praktik pengasingan jasmani dan batin.
Dalam sutta ini, Sang Buddha membahas empat jenis individu berdasarkan hubungan antara pengasingan jasmani dan pengasingan batin. Ada yang mengasingkan diri secara jasmani tetapi tidak batin, ada yang sebaliknya, ada yang tidak keduanya, dan ada yang keduanya. Sang Buddha menekankan bahwa pengasingan sejati bukan hanya soal tempat tinggal, melainkan juga kualitas pikiran yang dikembangkan.
“Cattārome, bhikkhave, puggalā santo saṁvijjamānā lokasmiṁ.
“Para bhikkhu, empat individu ini ditemukan di dunia.
“Mendicants, these four individuals are found in the world.
Katame cattāro?
Apakah empat itu?
What four?
Nikaṭṭhakāyo anikaṭṭhacitto,
Seseorang yang mengasingkan diri secara jasmani tetapi tidak secara batin;
One is on retreat in body, but not mind;
anikaṭṭhakāyo nikaṭṭhacitto,
seseorang yang mengasingkan diri secara batin tetapi tidak secara jasmani;
one is on retreat in mind, but not body;
anikaṭṭhakāyo ca anikaṭṭhacitto ca,
seseorang yang tidak mengasingkan diri baik secara jasmani maupun batin; dan
one is on retreat in neither body nor mind; and
nikaṭṭhakāyo ca nikaṭṭhacitto ca.
seseorang yang mengasingkan diri baik secara jasmani maupun batin.
one is on retreat in both body and mind.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.