“Cattārome, bhikkhave, puggalā santo saṁvijjamānā lokasmiṁ.
“Para bhikkhu, ada empat individu ini yang ada dan ditemukan di dunia ini.
“Mendicants, these four individuals are found in the world.
Khotbah tentang Kefasihan
Sutta ini adalah salah satu dari sekian banyak khotbah pendek Sang Buddha yang mengelompokkan jenis-jenis individu. Mari kita simak bagaimana Beliau membedakan empat tipe pembicara berdasarkan ketepatan dan kelancaran berbicara.
Sutta ini adalah khotbah pendek Sang Buddha tentang empat jenis individu yang dibedakan berdasarkan dua kualitas kefasihan (paṭibhāna): ketepatan sasaran (yutta) dan kelancaran (mutta). Keempat kombinasi dari kedua kualitas ini digunakan untuk mengklasifikasikan cara seseorang berbicara atau menyampaikan sesuatu.
“Cattārome, bhikkhave, puggalā santo saṁvijjamānā lokasmiṁ.
“Para bhikkhu, ada empat individu ini yang ada dan ditemukan di dunia ini.
“Mendicants, these four individuals are found in the world.
Katame cattāro?
Apakah empat itu?
What four?
Yuttappaṭibhāno, no muttappaṭibhāno;
Seseorang yang kefasihannya tepat sasaran, tetapi tidak lancar;
One whose elocution is on topic, but not fluent.
muttappaṭibhāno, no yuttappaṭibhāno;
Seseorang yang kefasihannya lancar, tetapi tidak tepat sasaran;
One whose elocution is fluent, but not on topic.
yuttappaṭibhāno ca muttappaṭibhāno ca;
Seseorang yang kefasihannya tepat sasaran dan lancar;
One whose elocution is both on topic and fluent.
neva yuttappaṭibhāno na muttappaṭibhāno—
Seseorang yang kefasihannya tidak tepat sasaran dan tidak lancar—
One whose elocution is neither on topic nor fluent.
ime kho, bhikkhave, cattāro puggalā santo saṁvijjamānā lokasmin”ti.
Para bhikkhu, inilah empat individu yang ada dan ditemukan di dunia ini.”
These are the four individuals found in the world.”
Dutiyaṁ.
Kedua.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.