an4.131:3.1 Idha pana, bhikkhave, ekaccassa puggalassa orambhāgiyāni saṁyojanāni pahīnāni honti, upapattipaṭilābhiyāni saṁyojanāni pahīnāni honti, bhavapaṭilābhiyāni saṁyojanāni appahīnāni honti.
Belenggu
Sutta ini mengajak kita merenungkan peta perjalanan batin: bagaimana belenggu-belenggu dilepaskan secara bertahap, dan apa artinya masing-masing tahap dalam konteks pembebasan.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha membedakan empat jenis individu berdasarkan sejauh mana mereka telah melepaskan tiga kelompok belenggu: belenggu yang lebih rendah, belenggu yang menyebabkan kelahiran kembali, dan belenggu yang menyebabkan kelangsungan hidup. Keempat individu tersebut adalah yang kembali sekali (sakadāgāmi), yang mengalir ke atas menuju alam Akaniṭṭha (uddhaṁsota akaniṭṭhagāmī), yang mencapai Nibbāna di antara satu kehidupan dan kehidupan berikutnya (antarāparinibbāyī), dan seorang Arahant yang telah melepaskan semua belenggu.
an4.131:3.1 Idha pana, bhikkhave, ekaccassa puggalassa orambhāgiyāni saṁyojanāni pahīnāni honti, upapattipaṭilābhiyāni saṁyojanāni pahīnāni honti, bhavapaṭilābhiyāni saṁyojanāni appahīnāni honti.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.