‹
AN 4.124

Dutiyanānākaraṇasutta

Sutta tentang Perbedaan (Ke-2)

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.124

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita untuk melihat bahwa pencapaian meditatif bukanlah tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana kita memahami dan merenungkan pengalaman tersebut dengan kebijaksanaan, melihatnya sebagai sesuatu yang tidak kekal dan bukan diri.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sutta ini membahas empat jenis individu yang berbeda berdasarkan pencapaian jhāna mereka—dari jhāna pertama hingga keempat—dan bagaimana mereka masing-masing merenungkan fenomena batin dan jasmani sebagai tidak kekal, tidak memuaskan, dan bukan diri. Perenungan ini mengarah pada kelahiran kembali di alam murni (suddhāvāsa), sebuah pencapaian yang tidak dimiliki oleh orang biasa. Sutta ini menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam melihat realitas sebagaimana adanya, bukan sekadar pencapaian meditatif.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.124:2.1 Puna caparaṁ, bhikkhave, idhekacco puggalo vitakkavicārānaṁ vūpasamā …pe… dutiyaṁ jhānaṁ …pe… tatiyaṁ jhānaṁ …pe… catutthaṁ jhānaṁ upasampajja viharati.

an4.124:2.2 So yadeva tattha hoti rūpagataṁ vedanāgataṁ saññāgataṁ saṅkhāragataṁ viññāṇagataṁ, te dhamme aniccato dukkhato rogato gaṇḍato sallato aghato ābādhato parato palokato suññato anattato samanupassati.

an4.124:2.3 So kāyassa bhedā paraṁ maraṇā suddhāvāsānaṁ devānaṁ sahabyataṁ upapajjati.

an4.124:2.4 Ayaṁ, bhikkhave, upapatti asādhāraṇā puthujjanehi.

an4.124:2.5 Ime kho, bhikkhave, cattāro puggalā santo saṁvijjamānā lokasmin”ti.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.