‹
AN 4.122

Ūmibhayasutta

Bahaya Ombak

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.122

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan tantangan-tantangan internal yang dapat menggoyahkan komitmen seseorang dalam menjalani kehidupan spiritual. Melalui perumpamaan yang hidup, kita diajak untuk mengenali dan waspada terhadap godaan-godaan yang mungkin muncul dalam perjalanan praktik.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sutta ini menggunakan perumpamaan empat bahaya di lautan—ombak, buaya, pusaran air, dan ikan hiu—untuk menggambarkan empat bahaya yang dihadapi seorang bhikkhu dalam kehidupan pertapaan. Keempat bahaya tersebut adalah kemarahan dan kekesalan, kerakusan, kenikmatan indria, dan nafsu terhadap perempuan. Sutta ini menjelaskan bagaimana masing-masing bahaya ini dapat menyebabkan seorang bhikkhu melepaskan latihannya dan kembali ke kehidupan awam.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.122:5.1 And what, mendicants, is the danger of sharks?

an4.122:5.2 It’s when a gentleman has gone forth out of faith from the lay life to homelessness …

an4.122:5.5 When they’ve gone forth, they robe up in the morning and, taking their bowl and robe, enter a village or town for alms without guarding body, speech, and mind, without establishing mindfulness, and without restraining the sense faculties.

an4.122:5.6 There they see a lady scantily clad, with revealing clothes.

an4.122:5.8 so they resign the training and return to a lesser life.

an4.122:5.9 This is called a mendicant who resigns the training and returns to a lesser life because they’re afraid of the danger of sharks.

an4.122:5.12 These are the four dangers that a gentleman gone forth from the lay life to homelessness in this teaching and training should anticipate.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.