Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 4.121
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan peran ketakutan dalam kehidupan etis. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merinci empat jenis ketakutan yang bisa menjadi pendorong untuk hidup lebih baik.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan empat jenis ketakutan yang mendorong seseorang untuk meninggalkan perbuatan buruk dan mengembangkan perbuatan baik. Keempat ketakutan itu adalah takut akan celaan diri sendiri, takut akan celaan orang lain, takut akan hukuman, dan takut akan kelahiran kembali di alam sengsara. Setiap ketakutan diuraikan dengan contoh bagaimana ia menjadi pendorong untuk menjaga kemurnian perilaku melalui tubuh, ucapan, dan pikiran.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an4.121:4.1 And what, mendicants, is the fear of punishment?
an4.121:4.2 It’s when someone sees that the kings have arrested a bandit, a criminal, and subjected them to various punishments—
an4.121:4.3 whipping, caning, and clubbing; cutting off hands or feet, or both; cutting off ears or nose, or both; the ‘porridge pot’, the ‘shell-shave’, the ‘Rāhu’s mouth’, the ‘garland of fire’, the ‘burning hand’, the ‘bulrush twist’, the ‘bark dress’, the ‘antelope’, the ‘meat hook’, the ‘coins’, the ‘caustic pickle’, the ‘twisting bar’, the ‘straw mat’; being splashed with hot oil, being fed to the hounds, being impaled alive, and being beheaded.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 4.121 · Sutta tentang Rasa Bersalah | Tiga Keranjang