an4.119:1.1 “Para bhikkhu, ada empat bahaya ini.
an4.119:1.2 Apakah empat itu?
an4.119:1.3 Bahaya kelahiran, bahaya penuaan, bahaya penyakit, bahaya kematian—
an4.119:1.4 Ini, para bhikkhu, adalah empat bahaya itu.”
an4.119:1.5 Kesembilan.
Bahaya (Ke-1)
Sutta ini sangat singkat namun dalam. Mari kita renungkan empat bahaya yang disebutkan Sang Buddha sebagai pintu untuk melihat realitas kehidupan secara jernih.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha menyebutkan empat bahaya yang melekat pada kehidupan manusia: bahaya kelahiran, penuaan, penyakit, dan kematian. Ajaran ini disampaikan langsung kepada para bhikkhu sebagai perenungan mendasar tentang sifat kehidupan yang tidak kekal.
an4.119:1.1 “Para bhikkhu, ada empat bahaya ini.
an4.119:1.2 Apakah empat itu?
an4.119:1.3 Bahaya kelahiran, bahaya penuaan, bahaya penyakit, bahaya kematian—
an4.119:1.4 Ini, para bhikkhu, adalah empat bahaya itu.”
an4.119:1.5 Kesembilan.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.