Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 4.112
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana kualitas-kualitas yang dihargai pada makhluk yang mulia—seperti kuda kerajaan—juga menjadi tolok ukur bagi kemuliaan seorang praktisi Dhamma.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan seekor kuda jantan murni milik raja yang memiliki empat faktor—kejujuran, kecepatan, kesabaran, dan kelembutan—untuk menggambarkan empat kualitas yang sama yang membuat seorang bhikkhu layak menerima persembahan dan menjadi ladang jasa yang tiada taranya bagi dunia.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Demikian pula, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang memiliki empat kualitas adalah layak menerima persembahan, layak menerima keramahan, layak menerima dana, layak menerima penghormatan dengan tangan terlipat, dan merupakan ladang jasa yang tiada taranya bagi dunia.
In the same way, a mendicant with four qualities is worthy of offerings dedicated to the gods, worthy of hospitality, worthy of a religious donation, worthy of veneration with cupped palms, and is the supreme field of merit for the world.
Para bhikkhu, seorang bhikkhu yang memiliki empat kualitas ini adalah layak menerima persembahan … dan merupakan ladang jasa yang tiada taranya bagi dunia.”
A mendicant with these four qualities … is the supreme field of merit for the world.”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.