‹
AN 4.111

Kesisutta

Khotbah Bersama Kesi

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.111

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, kita akan menyaksikan dialog antara Buddha dan seorang pelatih kuda profesional. Perhatikan bagaimana Buddha menggunakan metafora pelatihan kuda untuk menjelaskan pendekatan-Nya dalam membimbing manusia, dan apa makna di balik kata 'membunuh' yang mungkin mengejutkan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Kesi, seorang pelatih kuda terkenal, bertanya kepada Buddha tentang cara melatih kuda dan manusia. Buddha menjelaskan bahwa Beliau juga menggunakan tiga cara: lembut, keras, dan gabungan keduanya, yang merujuk pada ajaran tentang akibat perbuatan baik dan buruk. Ketika ditanya tentang orang yang tidak bisa dilatih, Buddha menjawab bahwa orang seperti itu dianggap 'mati' karena tidak layak lagi dinasihati, yang merupakan 'pembunuhan' dalam disiplin para mulia.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.111:4.1 “Sir, what do you do with a person in training who doesn’t follow these forms of training?”

an4.111:4.3 “Sir, it’s not appropriate for the Buddha to kill living creatures.

an4.111:4.7 it’s not appropriate for a Realized One to kill living creatures.

an4.111:4.8 But when a person in training doesn’t follow any of these forms of training, the Realized One doesn’t think they’re worth advising or instructing, and neither do their sensible spiritual companions.

an4.111:4.9 For it is killing in the training of the Noble One

an4.111:4.10 when the Realized One doesn’t think they’re worth advising or instructing, and neither do their sensible spiritual companions.”

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.