“Cattārome, bhikkhave, āsīvisā.
“Para bhikkhu, ada empat jenis ular berbisa ini.
“Mendicants, there are these four kinds of viper.
Khotbah tentang Ular Berbisa
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan yang sederhana namun dalam tentang ular berbisa untuk menggambarkan berbagai pola kemarahan manusia. Mari kita simak bagaimana perumpamaan ini dapat membantu kita memahami diri sendiri dan orang lain.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan empat jenis ular berbisa untuk mengilustrasikan empat tipe orang berdasarkan cara mereka menangani kemarahan. Ada yang cepat marah tetapi cepat reda, ada yang jarang marah tetapi menyimpan dendam lama, ada yang cepat marah dan juga menyimpan dendam, serta ada yang jarang marah dan tidak menyimpan dendam. Khotbah ini mengajak kita merenungkan pola kemarahan kita sendiri dan bagaimana hal itu memengaruhi kehidupan kita.
“Cattārome, bhikkhave, āsīvisā.
“Para bhikkhu, ada empat jenis ular berbisa ini.
“Mendicants, there are these four kinds of viper.
Katame cattāro?
Apakah empat itu?
What four?
Āgataviso na ghoraviso,
Yang bisanya cepat bekerja tetapi tidak mematikan,
One whose venom is fast-acting but not lethal,
ghoraviso na āgataviso,
yang bisanya mematikan tetapi tidak cepat bekerja,
one whose venom is lethal but not fast-acting,
āgataviso ca ghoraviso ca,
yang bisanya cepat bekerja dan mematikan, dan
one whose venom is both fast-acting and lethal, and
nevāgataviso na ghoraviso—
yang bisanya tidak cepat bekerja maupun tidak mematikan.
one whose venom is neither fast-acting nor lethal.
Ime kho, bhikkhave, cattāro āsīvisā.
Para bhikkhu, inilah empat jenis ular berbisa itu.
These are the four kinds of viper.
Evamevaṁ kho, bhikkhave, cattāro āsīvisūpamā puggalā santo saṁvijjamānā lokasmiṁ.
Demikian pula, para bhikkhu, ada empat jenis orang yang serupa dengan ular berbisa yang terdapat di dunia ini.
In the same way, these four individuals similar to vipers are found in the world.
Katame cattāro?
Apakah empat itu?
What four?
Āgataviso na ghoraviso,
Yang bisanya cepat bekerja tetapi tidak mematikan,
One whose venom is fast-acting but not lethal,
ghoraviso na āgataviso,
yang bisanya mematikan tetapi tidak cepat bekerja,
one whose venom is lethal but not fast-acting,
āgataviso ca ghoraviso ca,
yang bisanya cepat bekerja dan mematikan, dan
one whose venom is both fast-acting and lethal, and
nevāgataviso na ghoraviso.
yang bisanya tidak cepat bekerja maupun tidak mematikan.
one whose venom is neither fast-acting nor lethal.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.