‹
AN 4.105

Ambasutta

Mangga

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.105

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita untuk merenungkan perbedaan antara penampilan luar dan realitas batin. Melalui perumpamaan mangga yang sederhana, kita diajak untuk melihat diri sendiri dan orang lain dengan lebih jernih, tanpa terjebak pada kesan permukaan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan empat jenis mangga untuk menggambarkan empat tipe orang di dunia. Perumpamaan ini didasarkan pada dua hal: penampilan lahiriah (apakah tampak 'matang' atau tidak) dan pemahaman batiniah (apakah benar-benar memahami Empat Kebenaran Mulia atau tidak). Sang Buddha menguraikan kombinasi dari kedua hal ini, dari yang mentah tapi tampak masak hingga yang masak dan tampak masak.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.105:2.1 And how is an individual unripe but seems ripe?

an4.105:2.2 It’s when an individual is impressive when going out and coming back, when looking ahead and aside, when bending and extending the limbs, and when bearing the outer robe, bowl and robes.

an4.105:2.3 But they don’t really understand: ‘This is suffering’ … ‘This is the origin of suffering’ … ‘This is the cessation of suffering’ … ‘This is the practice that leads to the cessation of suffering’.

an4.105:2.4 That’s how an individual is unripe but seems ripe.

an4.105:2.5 That individual is like a mango that’s unripe but seems ripe, I say.

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.