“Cattārome, bhikkhave, kumbhā.
“Para bhikkhu, ada empat jenis kendi ini.
“Mendicants, there are these four pots.
Khotbah tentang Kendi
Mari kita simak perumpamaan sederhana namun dalam ini tentang empat jenis kendi. Saat membacanya, coba renungkan kategori mana yang paling menggambarkan kondisi diri kita sendiri saat ini.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan empat jenis kendi untuk menggambarkan empat tipe individu di dunia. Perumpamaan ini didasarkan pada dua kriteria: penampilan lahiriah yang menyenangkan atau tidak, dan pemahaman mendalam terhadap Empat Kebenaran Mulia atau ketiadaannya. Khotbah ini mengajak kita untuk merenungkan apakah kita lebih seperti kendi yang tampak penuh dari luar namun kosong di dalam, atau sebaliknya.
“Cattārome, bhikkhave, kumbhā.
“Para bhikkhu, ada empat jenis kendi ini.
“Mendicants, there are these four pots.
Katame cattāro?
Apakah empat itu?
What four?
Tuccho pihito,
Kosong tetapi tertutup,
Covered but hollow,
pūro vivaṭo,
penuh tetapi terbuka,
uncovered but full,
tuccho vivaṭo,
kosong dan terbuka, serta
uncovered and hollow, and
pūro pihito—
penuh dan tertutup.
covered and full.
Ime kho, bhikkhave, cattāro kumbhā.
Ini, para bhikkhu, adalah empat jenis kendi itu.
These are the four pots.
Evamevaṁ kho, bhikkhave, cattāro kumbhūpamā puggalā santo saṁvijjamānā lokasmiṁ.
Demikian pula, para bhikkhu, ada empat jenis orang yang menyerupai kendi ini yang terdapat di dunia.
In the same way, these four individuals similar to pots are found in the world.
Katame cattāro?
Apakah empat itu?
What four?
Tuccho pihito,
Kosong tetapi tertutup,
Covered but hollow,
pūro vivaṭo,
penuh tetapi terbuka,
uncovered but full,
tuccho vivaṭo,
kosong dan terbuka, serta
uncovered and hollow, and
pūro pihito.
penuh dan tertutup.
covered and full.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.