‹
AN 4.100

Potaliyasutta

Khotbah dengan Potaliya Pengembara

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 4.100

Kenali dunia dalam sutta ini

Dalam sutta ini, kita diajak untuk merenungkan bagaimana kita berbicara tentang orang lain. Apakah kita hanya pandai mengkritik, hanya pandai memuji, atau justru memilih untuk diam? Sang Buddha mengajak kita melihat lebih dalam, bahwa kebijaksanaan sejati terletak pada kemampuan untuk melakukan keduanya secara tepat dan benar.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Sang Buddha bertemu dengan pengembara Potaliya dan mengajukan pertanyaan tentang empat jenis individu berdasarkan cara mereka berbicara: mencela yang layak dicela dan memuji yang layak dipuji, atau hanya melakukan salah satunya, atau tidak melakukan keduanya. Potaliya awalnya berpendapat bahwa individu yang tidak melakukan keduanya adalah yang terbaik karena dianggap memiliki keseimbangan batin (upekkhā). Namun, Sang Buddha mengoreksinya dengan menyatakan bahwa individu yang melakukan keduanya—mencela dan memuji secara benar dan tepat waktu—adalah yang terbaik, karena memiliki pemahaman tentang waktu dan konteks (kālaññutā). Potaliya akhirnya menyetujui dan menyatakan berlindung kepada Buddha, Dhamma, dan Saṅgha.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an4.100:1.1 Atha kho potaliyo paribbājako yena bhagavā tenupasaṅkami; upasaṅkamitvā bhagavatā saddhiṁ sammodi.

an4.100:1.2 Sammodanīyaṁ kathaṁ sāraṇīyaṁ vītisāretvā ekamantaṁ nisīdi. Ekamantaṁ nisinnaṁ kho potaliyaṁ paribbājakaṁ bhagavā etadavoca:

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.