Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.99
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini menggunakan perumpamaan yang sederhana namun dalam untuk merenungkan kualitas batin kita sendiri. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha membandingkan dua jenis kain untuk mengajarkan tentang nilai moralitas dan pengaruhnya dalam kehidupan bersama.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menggunakan perumpamaan dua jenis kain untuk menggambarkan dua tipe bhikkhu. Kain goni yang buruk, kasar, dan tidak berharga diumpamakan seperti bhikkhu yang tidak bermoral, tidak peduli apakah ia baru, menengah, atau senior. Sebaliknya, kain Kāsi yang indah, halus, dan berharga diumpamakan seperti bhikkhu yang bermoral dan berkarakter baik. Sutta ini menekankan pentingnya moralitas dan bagaimana hal itu memengaruhi cara seseorang dipandang dan diperlakukan oleh Saṅgha, serta buah dari derma yang diterimanya.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an3.99:4.1 Para bhikkhu, kain Kāsi yang baru adalah indah, nyaman disentuh, dan berharga; kain Kāsi yang setengah dipakai juga indah, nyaman disentuh, dan berharga; kain Kāsi yang usang pun indah, nyaman disentuh, dan berharga.
an3.99:4.2 Kain Kāsi yang usang, para bhikkhu, digunakan untuk membungkus permata atau ditempatkan dalam peti wangi.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 3.99 · Sutta tentang Kain Goni | Tiga Keranjang