an3.97:2.1 Kathañca, bhikkhave, bhikkhu vaṇṇasampanno hoti?
an3.97:2.2 Idha, bhikkhave, bhikkhu sīlavā hoti …pe… samādāya sikkhati sikkhāpadesu.
an3.97:2.3 Evaṁ kho, bhikkhave, bhikkhu vaṇṇasampanno hoti.
Kuda Berdarah Murni (Ke Dua)
Dalam sutta ini, Buddha menggunakan perumpamaan yang indah tentang kuda kerajaan untuk menjelaskan kualitas-kualitas spiritual yang utama. Mari kita simak bagaimana beliau memadukan gambaran duniawi dengan pencapaian tertinggi dalam kehidupan seorang bhikkhu.
Buddha menggunakan perumpamaan seekor kuda jantan berdarah murni milik raja yang memiliki tiga faktor: keindahan, kekuatan, dan kecepatan. Ia kemudian menyamakan ketiga faktor tersebut dengan tiga kualitas seorang bhikkhu: moralitas (keindahan), energi (kekuatan), dan mencapai tingkat anāgāmī (kecepatan). Seorang bhikkhu dengan tiga kualitas ini layak menerima persembahan dan menjadi ladang jasa yang tiada taranya bagi dunia.
an3.97:2.1 Kathañca, bhikkhave, bhikkhu vaṇṇasampanno hoti?
an3.97:2.2 Idha, bhikkhave, bhikkhu sīlavā hoti …pe… samādāya sikkhati sikkhāpadesu.
an3.97:2.3 Evaṁ kho, bhikkhave, bhikkhu vaṇṇasampanno hoti.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.