‹
AN 3.91

Saṅkavāsutta

Khotbah di Paṅkadhā

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 3.91

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini diawali dengan kisah seorang bhikkhu yang merasa tidak nyaman dengan teguran Buddha tentang latihan, lalu berakhir dengan penjelasan Buddha tentang kualitas yang membuat seorang bhikkhu layak dipuji. Mari kita simak bagaimana Buddha merespons penyesalan Kassapagotta dan apa yang diajarkan-Nya tentang arti sebenarnya dari latihan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Seorang bhikkhu bernama Kassapagotta merasa tidak senang ketika Buddha membabarkan khotbah tentang aturan latihan, dan menganggap Buddha terlalu keras. Setelah Buddha pergi, ia menyesal dan menyusul ke Rājagaha untuk mengakui kesalahannya. Buddha menerima pengakuannya dan kemudian menjelaskan tentang tiga jenis bhikkhu—senior, menengah, dan baru—yang layak atau tidak layak dipuji berdasarkan sikap mereka terhadap latihan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an3.91:2.1 Soon after the Buddha left, Kassapagotta became quite remorseful and regretful, thinking,

an3.91:2.3 that when the Buddha was talking about the training rules I became quite impatient and bitter, thinking

an3.91:2.5 Why don’t I go to the Buddha and confess my mistake to him?”

an3.91:2.6 Then Kassapagotta set his lodgings in order and, taking his bowl and robe, set out for Rājagaha.

an3.91:2.7 Eventually he came to Rājagaha and the Vulture’s Peak. He went up to the Buddha, bowed, sat down to one side, and told him what had happened, saying:

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.