“Tisso imā, bhikkhave, sikkhā.
“Para bhikkhu, ada tiga latihan ini.
“Mendicants, these are the three trainings.
Tiga Latihan (Ke Dua)
Sutta ini menawarkan peta jalan yang jelas bagi mereka yang ingin memahami praktik Buddhis secara ringkas. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merangkum keseluruhan jalan dalam tiga latihan yang saling melengkapi.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menjelaskan tiga latihan utama bagi para bhikkhu: moralitas yang lebih tinggi, pikiran yang lebih tinggi, dan kebijaksanaan yang lebih tinggi. Beliau merinci masing-masing latihan, mulai dari disiplin moral, pencapaian jhāna, hingga realisasi kebebasan melalui hancurnya kekotoran batin. Sutta ditutup dengan syair yang menggambarkan praktik dan pencapaian seorang yang telah menyelesaikan jalan, yang disebut Buddha di dunia.
“Tisso imā, bhikkhave, sikkhā.
“Para bhikkhu, ada tiga latihan ini.
“Mendicants, these are the three trainings.
Katamā tisso?
Apakah tiga itu?
What three?
Adhisīlasikkhā, adhicittasikkhā, adhipaññāsikkhā.
Latihan moralitas yang lebih tinggi, latihan pikiran yang lebih tinggi, dan latihan kebijaksanaan yang lebih tinggi.
The training in the higher ethics, the higher mind, and the higher wisdom.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.