an3.77:1.1 Then Venerable Ānanda went up to the Buddha, bowed, sat down to one side, and said to him:
an3.77:1.2 “Sir, they speak of this thing called ‘continued existence’.
an3.77:1.3 How is continued existence defined?”
Keberadaan Lanjutan (Ke-2)
Dalam sutta ini, kita akan menyaksikan dialog singkat namun mendalam antara Ānanda dan Buddha tentang hakikat keberadaan dan kelahiran kembali. Mari kita simak bagaimana Buddha menguraikan peran perbuatan, kesadaran, dan nafsu dalam membentuk alam-alam kehidupan.
Ānanda bertanya kepada Buddha tentang apa yang dimaksud dengan 'keberadaan' (bhava). Buddha menjelaskan bahwa keberadaan muncul bergantung pada perbuatan (kamma), kesadaran (viññāṇa), dan nafsu keinginan (taṇhā), yang beroperasi dalam tiga alam: alam indria, alam berbentuk, dan alam tanpa bentuk. Dengan demikian, kelahiran kembali terjadi karena makhluk yang diselimuti ketidaktahuan dan terbelenggu oleh nafsu menetapkan kehendak dan keinginannya dalam salah satu alam tersebut.
an3.77:1.1 Then Venerable Ānanda went up to the Buddha, bowed, sat down to one side, and said to him:
an3.77:1.2 “Sir, they speak of this thing called ‘continued existence’.
an3.77:1.3 How is continued existence defined?”
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.