Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.74
Kenali dunia dalam sutta ini
Dalam sutta ini, kita akan menyaksikan bagaimana Ānanda dengan bijaksana merespons pertanyaan kritis tentang ajaran lain. Perhatikan bagaimana ia tidak sekadar menolak, tetapi menawarkan kerangka pemurnian yang berbeda, yang berakar pada praktik etika, meditasi, dan kebijaksanaan.
Dua pemuda Licchavi, Abhaya dan Paṇḍitakumāra, mendatangi Yang Mulia Ānanda di Vesālī. Mereka menanyakan pandangan Buddha mengenai ajaran Nigaṇṭha Nāṭaputta yang mengklaim bahwa pertapaan keras dapat melenyapkan semua perbuatan lampau dan mengakhiri penderitaan. Ānanda menjawab dengan memaparkan tiga jenis pemurnian melalui pelenyapan (nijjarā) yang diajarkan oleh Buddha, yang berlandaskan pada moralitas, konsentrasi (jhāna), dan kebijaksanaan (pencapaian tanpa kekotoran batin).
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Sa kho so, abhaya, bhikkhu evaṁ sīlasampanno vivicceva kāmehi …pe… catutthaṁ jhānaṁ upasampajja viharati.
Kemudian, Abhaya, seorang bhikkhu yang sempurna dalam moralitas itu, dengan terasing dari kenikmatan indria, terasing dari kondisi-kondisi tidak bermanfaat, masuk dan berdiam dalam jhāna pertama … jhāna kedua … jhāna ketiga … jhāna keempat.
Then a mendicant accomplished in ethics, quite secluded from sensual pleasures, secluded from unskillful qualities, enters and remains in the first absorption … second absorption … third absorption … fourth absorption.
Penghapusan (kamma) ini terlihat dalam kehidupan ini, tidak memerlukan waktu, mengundang untuk diselidiki, dapat diterapkan, dan dapat dipahami sendiri oleh para bijaksana.”
This wearing away is apparent in the present life, immediately effective, inviting inspection, relevant, so that sensible people can know it for themselves.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 3.74 · Khotbah tentang Para Nigaṇṭha | Tiga Keranjang