Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.64
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengisahkan sebuah perdebatan dan menunjukkan bagaimana Buddha menghadapi kritik. Perhatikan bagaimana Sarabha yang awalnya sombong menjadi terdiam, dan bagaimana Buddha dengan tenang menjelaskan posisinya.
Sarabha, seorang pengembara yang baru saja meninggalkan ajaran Buddha, mengaku telah memahami Dhamma dan meninggalkannya. Ketika Buddha menemuinya dan memintanya menjelaskan apa yang dipahaminya, Sarabha terdiam tiga kali. Buddha kemudian menjelaskan tiga tuduhan yang mungkin diajukan terhadap seorang Buddha yang tercerahkan, dan bagaimana ia akan menghadapinya, lalu pergi meninggalkan para pengembara yang kemudian mengejek Sarabha.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an3.64:11.1 Soon after the Buddha left, those wanderers beset Sarabha on all sides with sneering and jeering.
an3.64:11.2 “Reverend Sarabha, you’re just like an old jackal in the formidable wilderness who thinks, ‘I’ll roar a lion’s roar!’ but they still only manage to squeal and yelp like a jackal.
an3.64:11.3 In the same way, when the ascetic Gotama wasn’t here you said ‘I’ll roar a lion’s roar!’ but you only managed to squeal and yelp like a jackal.
an3.64:11.4 You’re just like a marsh hen who thinks, ‘I’ll cry like a cuckoo!’ but they still only manage to cry like a marsh hen.
an3.64:11.5 In the same way, when the ascetic Gotama wasn’t here you said ‘I’ll cry like a cuckoo!’ but you still only managed to cry like a marsh hen.
an3.64:11.6 You’re just like a bull that thinks to bellow only when the cowstall is empty.
an3.64:11.7 In the same way, you only thought to bellow when the ascetic Gotama wasn’t here.”
an3.64:11.8 That’s how those wanderers beset Sarabha on all sides with sneering and jeering.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 3.64 · Khotbah tentang Sarabha | Tiga Keranjang