‹
AN 3.61

Titthāyatanasutta

Khotbah tentang Pandangan-Pandangan Sekte

Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA AN 3.61

Kenali dunia dalam sutta ini

Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana cara kita memahami sebab-akibat dan tanggung jawab. Mari kita simak bagaimana Buddha membedah pandangan-pandangan yang tampak logis namun berujung pada sikap pasrah, dan apa yang Beliau tawarkan sebagai jalan tengah yang memberdayakan.

TOKOH & TEMPAT

Sinopsis singkat

Dalam khotbah ini, Buddha membahas tiga pandangan sektarian yang populer pada zamannya: segala sesuatu disebabkan oleh perbuatan masa lalu, oleh ciptaan Tuhan, atau terjadi tanpa sebab. Beliau menunjukkan bahwa ketiga pandangan ini, jika dianut secara konsisten, akan berujung pada ketidakberdayaan dan hilangnya usaha untuk berbuat baik atau menghindari kejahatan. Sebagai gantinya, Buddha mengajarkan Dhamma yang tidak dapat disanggah, yang berpuncak pada pemahaman Empat Kebenaran Mulia dan Jalan Mulia Berunsur Delapan.

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

an3.61:1.1 “Mendicants, these three sectarian tenets—as pursued, pressed, and grilled by the astute—when taken to their conclusion, end with inaction.

an3.61:1.3 There are some ascetics and brahmins who have this doctrine and view:

an3.61:1.4 ‘Everything this individual person experiences—pleasurable, painful, or neutral—is because of past deeds.’

an3.61:1.5 There are some ascetics and brahmins who have this doctrine and view:

an3.61:1.6 ‘Everything this individual person experiences—pleasurable, painful, or neutral—is because of God Almighty’s creation.’

an3.61:1.7 There are some ascetics and brahmins who have this doctrine and view:

an3.61:1.8 ‘Everything this individual person experiences—pleasurable, painful, or neutral—has no cause or reason.’

TEKS DI TIGA KERANJANG
IndonesiaTersedia

Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.