“Idha pana, brāhmaṇa, bhikkhu vivicceva kāmehi …pe…
"Di sini, brahmana, seorang bhikkhu, dengan terasing dari kenikmatan indria ...
“Brahmin, it’s when a mendicant, quite secluded from sensual pleasures …
Dengan Jānussoṇi
Dalam sutta ini, kita akan menyaksikan perbandingan dua pandangan dunia: tradisi Veda yang menekankan kelahiran dan hafalan, versus ajaran Buddha yang menekankan pengalaman langsung melalui meditasi. Perhatikan bagaimana Buddha mendefinisikan ulang istilah 'tevijja' dengan cara yang radikal namun tetap menghargai pertanyaan Jānussoṇi.
Brahmana Jānussoṇi mendatangi Buddha dan menyampaikan pandangan brahmana tentang 'penguasa tiga pengetahuan Veda' (tevijja), yang menekankan kelahiran, silsilah, dan penguasaan kitab suci. Buddha kemudian menjelaskan bahwa dalam disiplin Yang Mulia, seorang tevijja sejati adalah seorang bhikkhu yang melalui praktik meditasi mencapai tiga pengetahuan langsung: mengingat kehidupan lampau, melihat kematian dan kelahiran kembali makhluk, serta pengetahuan hancurnya kekotoran batin. Di akhir sutta, Jānussoṇi mengakui keunggulan ajaran Buddha dan menyatakan diri sebagai umat awam yang berlindung.
“Idha pana, brāhmaṇa, bhikkhu vivicceva kāmehi …pe…
"Di sini, brahmana, seorang bhikkhu, dengan terasing dari kenikmatan indria ...
“Brahmin, it’s when a mendicant, quite secluded from sensual pleasures …
catutthaṁ jhānaṁ upasampajja viharati.
... masuk dan berdiam dalam jhāna keempat.
enters and remains in the fourth absorption.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.