Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.54
Kenali dunia dalam sutta ini
Dalam sutta ini, Sang Buddha diajak berdialog oleh seorang pengembara brahmana yang ingin memahami makna klaim bahwa Dhamma itu dapat dilihat langsung. Perhatikan bagaimana Sang Buddha tidak menjawab dengan teori abstrak, melainkan mengajak sang brahmana untuk mengamati perubahan batin yang terjadi ketika nafsu, kebencian, dan delusi hadir atau telah ditinggalkan.
Seorang pengembara brahmana bertanya kepada Buddha tentang makna 'Dhamma yang terlihat langsung'. Buddha menjelaskan bahwa ketika seseorang dikuasai oleh nafsu, kebencian, atau delusi, ia cenderung menyakiti diri sendiri dan orang lain, melakukan perbuatan buruk, serta tidak memahami kebaikan sejati. Sebaliknya, ketika ketiga akar batin ini telah ditinggalkan, seseorang terbebas dari kecenderungan tersebut dan mampu memahami kebaikan sejati. Inilah Dhamma yang terlihat langsung, yang dapat dibuktikan sendiri.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Seseorang yang delusi, brahmana, dikuasai oleh delusi, dengan pikiran yang dikuasai, melakukan perbuatan buruk melalui tubuh, melakukan perbuatan buruk melalui ucapan, melakukan perbuatan buruk melalui pikiran.
A deluded person does bad things by way of body, speech, and mind.
Mohe pahīne neva kāyena duccaritaṁ carati, na vācāya duccaritaṁ carati, na manasā duccaritaṁ carati.
Ketika delusi telah ditinggalkan, ia tidak melakukan perbuatan buruk melalui tubuh, tidak melakukan perbuatan buruk melalui ucapan, tidak melakukan perbuatan buruk melalui pikiran.
When delusion has been given up, they don’t do bad things by way of body, speech, and mind.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.