Byādhidhammā jarādhammā,
Bagi yang lain, penyakit adalah kodrat,
For others, sickness is natural,
Sutta Kehidupan yang Halus
Sutta ini mengajak kita merenungkan kehidupan masa muda Sang Buddha yang penuh kemewahan, dan bagaimana dari dalam kemewahan itu justru muncul kesadaran mendalam tentang keterbatasan hidup. Mari kita simak bagaimana perenungan tentang usia tua, penyakit, dan kematian menjadi kunci pembebasan dari tiga kemabukan duniawi.
Dalam sutta ini, Sang Buddha menceritakan kembali kehidupan masa mudanya yang sangat dimanjakan sebagai pangeran, dengan tiga istana, payung putih, dan segala kemewahan. Namun, di tengah kemewahan itu, ia merenungkan kenyataan bahwa dirinya pun tak luput dari usia tua, penyakit, dan kematian. Perenungan ini melenyapkan tiga jenis kemabukan—kemabukan masa muda, kesehatan, dan kehidupan—yang menurutnya menjadi akar dari perbuatan buruk dan kemunduran seorang bhikkhu.
Byādhidhammā jarādhammā,
Bagi yang lain, penyakit adalah kodrat,
For others, sickness is natural,
atho maraṇadhammino;
demikian pula usia tua dan kematian;
and so are old age and death.
Yathādhammā tathāsantā,
Meskipun demikianlah kodrat mereka,
Though this is how their nature is,
jigucchanti puthujjanā.
kaum duniawi tetap merasa jijik.
ordinary people feel disgusted.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.