Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.36
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan tiga kenyataan hidup yang sering kita lihat namun jarang kita jadikan pelajaran. Bacalah dengan tenang dan bayangkan percakapan antara Raja Yama dan seseorang yang menyesal, lalu renungkan bagaimana kita sendiri merespons 'utusan-utusan' yang sama dalam kehidupan sehari-hari.
Sang Buddha menjelaskan tiga 'utusan dewata'—seorang tua renta, orang sakit parah, dan mayat yang membusuk—yang sebenarnya adalah peringatan alam bagi manusia. Sutta ini menggambarkan bagaimana Raja Yama menanyai seseorang yang berbuat jahat tentang apakah ia melihat utusan-utusan ini, dan menegurnya karena tidak merenungkan bahwa dirinya sendiri juga akan mengalami penuaan, penyakit, dan kematian. Setelah dihukum, Raja Yama mengungkapkan harapannya untuk terlahir sebagai manusia dan bertemu dengan seorang Buddha, yang kemudian ditegaskan oleh Sang Buddha sebagai sesuatu yang ia ketahui sendiri, bukan dari orang lain.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
an3.36:12.2 ‘My man, because you were negligent, you didn’t do good by way of body, speech, and mind.
an3.36:12.3 Well, they’ll definitely punish you to fit your negligence.
an3.36:12.4 That bad deed wasn’t done by your mother, father, brother, or sister. It wasn’t done by friends and colleagues, by relatives and kin, by the deities, or by ascetics and brahmins.
an3.36:12.5 That bad deed was done by you alone, and you alone will experience the result.’
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.