Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.23
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini mengajak kita merenungkan bagaimana pilihan-pilihan kita—baik dalam pikiran, ucapan, dan tindakan—membentuk pengalaman hidup kita, baik sekarang maupun kelak. Mari kita simak dengan tenang bagaimana Sang Buddha memaparkan hukum sebab-akibat ini secara sederhana namun mendalam.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha membahas tiga jenis individu berdasarkan bentukan-bentukan kehendak (saṅkhāra) yang mereka ciptakan melalui tubuh, ucapan, dan pikiran. Individu yang membuat bentukan menyakitkan akan terlahir di dunia yang menyakitkan, yang membuat bentukan tidak menyakitkan akan terlahir di dunia yang menyenangkan, dan yang membuat campuran keduanya akan terlahir di dunia dengan pengalaman campuran. Ajaran ini menekankan hukum kamma dan akibat dari tindakan disengaja.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Kemudian, para bhikkhu, seseorang lainnya membuat bentukan kehendak jasmani yang tidak menyakitkan, membuat bentukan kehendak ucapan yang tidak menyakitkan, membuat bentukan kehendak pikiran yang tidak menyakitkan.
Furthermore, another individual makes pleasing choices by way of body, speech, and mind.
Setelah membuat bentukan kehendak jasmani yang tidak menyakitkan, bentukan kehendak ucapan yang tidak menyakitkan, dan bentukan kehendak pikiran yang tidak menyakitkan, ia terlahir kembali di dunia yang tidak menyakitkan.
Having made these choices, they are reborn in a pleasing world,
Tersentuh oleh kontak-kontak yang tidak menyakitkan, ia mengalami perasaan yang tidak menyakitkan yang sungguh-sungguh menyenangkan—seperti para dewa Subakiṇhā.
Touched by pleasing contacts, they experience pleasing feelings of absolute happiness—like the gods of universal beauty.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.
AN 3.23 · Khotbah tentang Bentukan-Bentukan Kehendak | Tiga Keranjang