Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.22
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini menggunakan perumpamaan pasien untuk menjelaskan mengapa pengajaran Dhamma penting dan bagaimana kita memandang perbedaan kemampuan orang dalam berlatih. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merangkai perumpamaan ini dengan bijak.
Dalam sutta ini, Sang Buddha membahas tiga jenis pasien di dunia: yang tidak akan sembuh meski dirawat dengan baik, yang akan sembuh tanpa perawatan, dan yang hanya akan sembuh jika mendapatkan perawatan yang sesuai. Beliau kemudian menganalogikan ketiga jenis pasien ini dengan tiga jenis individu dalam hal kemajuan spiritual: mereka yang tidak akan mencapai jalan kebenaran meskipun bertemu Tathāgata, mereka yang akan mencapainya tanpa bertemu, dan mereka yang hanya akan mencapainya jika bertemu dan mendengar ajaran. Demi individu yang terakhir inilah pengajaran Dhamma diperbolehkan, dan demi mereka pula orang lain juga harus diajarkan.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
Idha pana, bhikkhave, ekacco gilāno labhantova sappāyāni bhojanāni no alabhanto, labhantova sappāyāni bhesajjāni no alabhanto, labhantova patirūpaṁ upaṭṭhākaṁ no alabhanto vuṭṭhāti tamhā ābādhā.
Tetapi di sini, para bhikkhu, seseorang yang sakit, hanya jika ia memperoleh makanan yang sesuai, bukan jika tidak; hanya jika ia memperoleh obat-obatan yang sesuai, bukan jika tidak; hanya jika ia memperoleh perawat yang tepat, bukan jika tidak, maka ia akan sembuh dari penyakit itu.
In some cases a patient can recover from an illness, but only if they get suitable food and medicines, and a capable carer, and not if they don’t get these things.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.