Tassuddānaṁ
Inilah ringkasannya:
~
Sutta ini mungkin terasa berulang, tetapi justru di situlah kekuatannya: setiap pengulangan menegaskan bahwa berbagai kotoran batin, sekecil apa pun, dapat diatasi dengan tiga konsentrasi yang sama. Mari kita renungkan bagaimana pola ini berbicara tentang universalitas jalan spiritual.
Sutta ini adalah kumpulan teks singkat yang disusun secara berulang, di mana Sang Buddha mengajarkan bahwa untuk mencapai pengetahuan langsung dan berbagai tingkat pelepasan atas nafsu, kebencian, delusi, dan berbagai kotoran batin lainnya, seseorang harus mengembangkan tiga jenis konsentrasi: konsentrasi kekosongan, konsentrasi tanpa tanda, dan konsentrasi tanpa arah. Pola yang sama diulang untuk setiap kotoran batin dan untuk berbagai tujuan spiritual, mulai dari pemahaman penuh hingga pelepasan total.
Tassuddānaṁ
Inilah ringkasannya:
Rāgaṁ dosañca mohañca,
Nafsu, kebencian, dan delusi,
kodhūpanāhapañcamaṁ;
kemarahan dan permusuhan sebagai yang kelima;
Makkhapaḷāsaissā ca,
kekikiran, iri hati, dan kecurangan,
maccharimāyāsāṭheyyā.
ketamakan, tipu daya, dan kesombongan.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.