Katamā ca, bhikkhave, majjhimā paṭipadā?
Dan apakah, para bhikkhu, praktik yang di tengah?
And what’s the middle practice?
~
Sutta ini mengajak kita merenungkan dua ekstrem yang sering menjadi jebakan dalam praktik spiritual, lalu menunjukkan jalan tengah yang sederhana namun mendalam. Mari kita simak bagaimana Sang Buddha merumuskan ketiga praktik ini dengan jelas dan padat.
Dalam khotbah ini, Sang Buddha membedakan tiga jenis praktik: praktik yang terikat pada kenikmatan indria, praktik yang membakar diri melalui asketisme ekstrem, dan praktik tengah yang seimbang. Praktik tengah dijelaskan sebagai pengembangan kesadaran, usaha, dan berbagai kualitas batin yang mengarah pada pencerahan. Serangkaian sutta ini menegaskan bahwa jalan tengah adalah satu-satunya jalan yang benar menuju kebebasan.
Katamā ca, bhikkhave, majjhimā paṭipadā?
Dan apakah, para bhikkhu, praktik yang di tengah?
And what’s the middle practice?
Idha, bhikkhave, bhikkhu kāye kāyānupassī viharati ātāpī sampajāno satimā vineyya loke abhijjhādomanassaṁ;
Di sini, para bhikkhu, seorang bhikkhu berdiam dengan merenungkan tubuh dalam tubuh—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.
It’s when a mendicant meditates by observing an aspect of the body—keen, aware, and mindful, rid of covetousness and displeasure for the world.
vedanāsu …pe…
Mereka merenungkan perasaan dalam perasaan …
They meditate observing an aspect of feelings …
citte …pe…
Mereka merenungkan pikiran dalam pikiran …
They meditate observing an aspect of the mind …
dhammesu dhammānupassī viharati ātāpī sampajāno satimā vineyya loke abhijjhādomanassaṁ.
Mereka berdiam dengan merenungkan fenomena dalam fenomena—tekun, sadar penuh, dan waspada, setelah melenyapkan ketamakan dan ketidakpuasan terhadap dunia.
They meditate observing an aspect of principles—keen, aware, and mindful, rid of covetousness and displeasure for the world.
Ayaṁ vuccati, bhikkhave, majjhimā paṭipadā.
Ini, para bhikkhu, disebut praktik yang di tengah.
This is called the middle practice.
Imā kho, bhikkhave, tisso paṭipadāti.
Inilah, para bhikkhu, ketiga praktik itu.
These are the three practices.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.