Aṅguttara Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang
KENALI DUNIA AN 3.150
Kenali dunia dalam sutta ini
Sutta ini sangat singkat namun padat. Saat membacanya, perhatikan kontras antara dua daftar kualitas yang sama — hanya berbeda pada kata 'buruk' dan 'baik' — dan renungkan bagaimana tiga pintu tindakan ini membentuk kualitas hidup seseorang.
Dalam khotbah singkat ini, Sang Buddha membedakan dua tipe manusia berdasarkan tiga kualitas: orang bodoh yang tidak cakap dan bukan orang baik, yang melakukan perbuatan buruk melalui jasmani, ucapan, dan pikiran, sehingga merusak dirinya sendiri dan menuai banyak keburukan; serta orang bijaksana yang cakap dan baik, yang melakukan perbuatan baik melalui jasmani, ucapan, dan pikiran, sehingga menjaga dirinya tetap utuh dan menghasilkan banyak kebaikan.
Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
“Tīhi, bhikkhave, dhammehi samannāgato bālo abyatto asappuriso khataṁ upahataṁ attānaṁ pariharati, sāvajjo ca hoti sānuvajjo ca viññūnaṁ, bahuñca apuññaṁ pasavati.
“Para bhikkhu, seorang yang bodoh, tidak cakap, dan bukan orang baik, yang memiliki tiga kualitas, menjaga dirinya tetap hancur dan rusak. Ia layak disalahkan dan dicela oleh orang-orang bijaksana, dan ia menghasilkan banyak keburukan.
“When a foolish, incompetent untrue person has three qualities they keep themselves broken and damaged. They deserve to be blamed and reproved by sensible people, and they brim with much wickedness.
Para bhikkhu, seorang yang bodoh, tidak cakap, dan bukan orang baik, yang memiliki tiga kualitas ini, menjaga dirinya tetap hancur dan rusak. Ia layak disalahkan dan dicela oleh orang-orang bijaksana, dan ia menghasilkan banyak keburukan.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.